Kartuagoda.Org Situs Taruhan Dengan Rating Kemenangan Tertinggi Se-Asia| Untuk LOGIN SITE Di HandPhone menggunakan Link : Kartuagoda.Org / Ratuagoda.com

Header Ads

BANDARQ Domino99 AGEN BANDARQ AGEN TOGEL TERPERCAYA

BANDARQ TERBAIK - Gara-Gara Video Bocah Laki-Laki Mainkan Segepok Uang Viral, Polisi Berhasil Temukan 21 Kebun Ganja

BANDARQ TERBAIK - Gara-Gara Video Bocah Laki-Laki Mainkan Segepok Uang Viral, Polisi Berhasil Temukan 21 Kebun Ganja

BANDARQ TERBAIK - Gara-Gara Video Bocah Laki-Laki Mainkan Segepok Uang Viral, Polisi Berhasil Temukan 21 Kebun Ganja


BANDARQ TERBAIK - Polisi berhasil temukan 21 kebun ganja di barat daya Inggris.

Setelah menonton video anak bayi yang bermain dengan segepok uang, polisi berhasil temukan 21 kebun ganja yang bernilai Rp 15 miliar.

Video anak bayi bermain dengan segepok uang tersebut menjadi petunjuk sehingga polisi berhasil menemukan 21 kebun ganja.

Belakangan ini sebuah sindikat perdangan ganja di Inggris kembali terungkap.

Kali ini dengan modus yang terencana dan lebih profesional.

Melansir dari Daily Mail, pedagang ganja ini bahkan sudah memiliki kebun ganja sendiri di beberapa wilayah di Inggris.

Sindikat perdagangan ganja senilai Rp 15 miliar tersebut terungkap karena sebuah video anak bayi yang tengah bermain dengan segepok uang.

Rupanya, video anak bayi yang bermain dengan segepok uang tersebut viral di media sosial.

Para pedagang ganja yang berasal dari Vietnam ini berjumlah 16 orang dengan satu orang pemimpin bernama Jack Nguyen.

Mereka semua berbagi tugas supaya bisnis tersebut berjalan lancar.

Dua orang diantaranya berpura-pura menjadi pasangan yang sudah berkeluarga dan memiliki bayi.

Kemudian mereka menggunakan identitas dan dokumen palsu untuk membeli rumah.

Polisi mengatakan, "Mereka membeli rumah dan membuat para penjual rumah terkesan dengan berpura-pura berpenampilan sebagai pasangan dengan membawa anak atau bayi yang baru lahir."

Rumah tersebut nantinya akan dijadikan sebuah kebun ganja.

Hingga mereka tertangkap, setidaknya sudah ada 21 ladang ganja yang mereka miliki.

Kebun ganja yang mereka miliki berada di barat daya Inggris seperti Liverpool, Preston dan Blackpool.

Ternyata mereka tak merawat kebun ganja tersebut sendirian.

Mereka merekrut orang lain untuk merawat dan memanen ganja tersebut.

Untuk menghindari bisnisnya ketahuan pihak yang berwajib, mereka menggunakan identitas palsu dan selalu membayar dengan uang tunai.

Jack Nguyen, pemimpin sindikat perdangan ganja tersebut dikenai hukuman penjara selama 7 tahun dan 4 bulan.

Sedangkan 15 orang lainnya juga mendapatkan hukuman penjara yang dilayangkan di Pengadila Preston Crown.

Ketika mereka tertangkap, polisi mengatakan bahwa mereka sempat mengelak.

"Para tersangka banyak yang mengaku bahwa mereka adalah korban perdangan manusia dan masih di bawah umur. Namun semua pernyataan tersebut adalah kebohongan semata," ungkap seorang polisi yang menangani kasus tersebut.

Polisi mengatakan bahwa ganja bisa menyebabkan gangguan fisik dan mental untuk penggunanya.

Hal tersebut tentunya juga memiliki pengaruh negatif untuk warga yang ada di sekitarnya.

Polisi menginginkan supaya warga bisa terus bekerjasama dengan mereka supaya bisa menemukan kasus serupa yang meresahkan.

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Powered by Blogger.